Erlass Prokreatif Indonesia

A+ R A-

Menunjang Penjualan dalam Pelatihan How To Sell More

E-mail Print PDF

Kalimat “pelanggan adalah raja” sudah meluas di dunia usaha sehingga berbagai upaya dilakukan untuk menjaga momentum baik dalam penjualan barang dan/atau jasa, terutama mengenal dan memahami sepak terjang pelanggan sehingga barang atau jasa yang ditawarkan selalu memuaskan dan memenuhi kebutuhan.   Memperhatikan keperluan ini tersampaikan dalam pelatihan How To Sell More yang dipandu Bapak Puthut Rahardjo dari Rakit Cionsultant bersama tim Bapak Hendro dan Ibu Lili A. Putri .

Pelatihan yang diadakan selama 3 hari dari 30 Januari sampai dengan 1 Februari 2019 dihadiri 30 personil sales dari seluruh cabang PT Penerbit Erlangga di Indonesia.  Beberapa  peserta ini telah mencetak prestasi membanggakan dengan hasil penjualan tinggi di daerahnya masing-masing.  Adapun mereka datang ke Jakarta dari berbagai daerah seperti Solo, Jawa Tengah; Sanggau, Kalimantan Barat; Medan, Sumatra Utara; Maumere, Papua.

Kegiatan pelatihan diawali dengan materi fokus pada orientasi, mengenal sikap positif dan potensi diri.  Basis perilaku pelanggan berbasis DISC (Dominance, Influence, Steadiness, Compliance) juga dibahas dalam kelompok diskusi untuk menyiapkan pemetaan perilaku pelanggan.  Sebagaimana diketahui personil sales, dalam mengenal dan menemui pembeli tidak berarti akan terjadi transaksi penjualan secara otomatis.

Mengingat menjalin kerjasama dan menjaga hubungan adalah ujung tombak keterampilan sales, peserta terjun melakukan latihan pemetaan pembeli, latihan struktur presentasi.  Lima kekuatan pembatas dari pengetahuan (self-knowledge), keterampilan menjual (selling skills), kekuatan komunikasi (communication skills), kekuatan mengelola pekerjaan (organizational skills) dan kekuatan hubungan (people skills).  Bahkan mereka juga mempraktekkan latihan bersama dengan seru sebagai berikut:

GOOD, BETTER, BEST

Never Settle for Less

always do the Best

‘till Better Get the Best

Para peserta pun bergantian bagian kelompoknya untuk menjaga semangat dalam pelatihan.  Mereka langsung menerapkan hasil pelatihan hari pertama ini dengan visualisasi diri untuk meningkatkan penjualan buku.  Dalam setiap kelompok mereka mencocokkan 3 ciri utama termasuk sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan 30 ciri pelanggan.

Rekap pelatihan hari pertama dilakukan dan persiapan untuk hari kedua dilakukan dengan persiapan visualisasi melalui lembaran yang ingin dicapai peserta serta 30 pertanyaan yang biasa ditanyakan atau yang ingin ditanyakan kepada pelanggan.